Mula
Mengenalmu adalah definisi bahagia paling nyata yang dengan lancangnya berkelana di jiwaku, aku bersyukur karena kau memilihku dalam setiap tegurmu. Menikmati tiap senyum dari lengkungan bibirmu, manis. Hingga tak henti-hentinya aku mengaksarakan tiap kali pertemuan itu beradu dan menunggu-nunggu tiap kali jeda telah memaksa kita untuk bersabar. Belum lama setelah matamu melirikku lantas tersipu malu, lancang sekali aku menduga bahwa kau telah jatuh cinta padaku. Maaf aku banyak berharap. Namun menyenangkan, setelah berpandang itu kau langsung menyergapku dengan pelukan, menyatakannya dengan lancang. “Hei, aku menyukaimu. Sungguh.” Mengenang kembali kita bermula dari chat basa-basi, tempat memuntahkan segala pahit getir kehidupan hingga kaulah yang kabarnya paling aku nanti-nanti. Seperti penyihir kau mengetahui isi dari dugaanku. Tidak berlangsung lama aku mengiyakan keterikatan kita. Jadilah aku ...