Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2020

Aku; Kacau.

Pertengahan bulan Juli, hari ini hujan turun deras di perantauanku bersamaan dengan tetesan air mata yang kini murni berderai membasahi pipiku. Suasana hatiku kacau, benar-benar sedang kacau. Hari ini aku teramat marah pada dia dan hari ini aku teramat sedih pada kepergian tanpa pertemuan. Untuk kemarahanku yang begitu membungkam seribu tanya perihal, “Mengapa orang-orang sangat menggampangkan sesuatu? Apakah segala sesuatu bisa di beli dengan uang? dan tanpa memikirkan perasaan atau bahkan luka yang diterima si pemilik? Apakah tidak ada rasa bersalah setelah orang-orang merenggut sesuatu itu dengan pembenaran orang-orang mengganti dengan yang lebih baru dan elok?" Memikirkan tanya itu, hatiku benar tertusuk menyaksikan beberapa dari mereka sangat memaklumi hal tersebut. Seolah-olah rasa iba dalam dirinya memang benar-benar tidak ada. Alih-alih berucap dia mengganti sesuatu dengan yang baru tanpa memikirkan perasaan si pemilik mendengar ucapnya. “Hei pemuda, kau p...

Aku pernah mencintai, sangat mencintai.

Aku pernah mencintai, sangat mencintai .. Hampir setiap hari aku habiskan mengukir tentangnya, senyumnya, tawanya, atau bahkan berbagai cara kerap kali ia menyuaraiku suaranya yang indah bahkan lebih indah saat kita memutuskan untuk jalan bersama. Mengenang kembali pertemuan yang lalu-lalu, alih-alih bersua demi menuntaskan sebuah rasa rindu yang ada kerinduan padanya malah makin menjadi-jadi. Aku pernah mencintai, begitu mencintai .. Aku masih ingat kali pertama berjumpa dengannya, serasa waktu berhenti tepat ketika ia membentangkan senyum di kedua belah bibirnya padaku membuatku sulit bernafas dan sedikit cemas kalau-kalau ia mendengar desahan nafasku juga dekupan jantungku yang tak seperti biasanya. Aku mengingat hari-hari yang aku lalui bersamanya hari dimana aku memutuskan mencintainya sampai hatiku terasa begitu sakit. Aku pernah mencintai, teramat mencintai .. Hingga rasa cinta utuh yang ku miliki telah berani menikamku, hingga percayaku akan cinta untuk keberk...