SI GADIS PENYUKA SAJAK
Malam itu adalah malam yang sejuk di bulan oktober, dan jarum jam menunjukkan pukul sepuluh malam aku tengah menengadah terhadap langit, menatap bintang dan sang rembulan bertebaran menari-nari memanggilku salah satunya tengah berbisik kepadaku, membuatku teringat akan sebuah kisah klasik yang manis, kisah tentangku, Gadis penyuka sajak. Jika kelak kau rupanya bertemu dengan seorang gadis berusia 17 tahun yang juga menyukai sajak coba pandang dia lamat-lamatnya barangkali itu aku, yah aku. Panggil saja aku okta, aku gadis dengan nama beraslikan Putri Oktavia Langka.S Barangkali saat kalian mendengar gadis dengan nama itu terbesit dibenak kalian “apa makna dari nama si gadis itu?” dan jawabannya akupun masih belum tahu. Tapi jikalau kau menanyakan apa itu Langka yang yang menjadi akhiran dari namaku barangkali aku bisa menjawabnya dengan deret kekata-ku dan ibuku berucap acap kali tiap kali aku bertanya “apa sih Langka itu bu?” terkadang aku sedikit tak enak hati...