Sebuah akhir.
Akhirnya tidak ada lagi yang perlu dikenang antar kita, tidak perlu lagi ada alasan klasik yang memenangi pembenaran, akhirnya jarak bukan lagi penghalang untuk kita me-mediakan rasa rindu karena memang kita sudah tidak saling memiliki, akhirnya kita telah sepakat sepenuhnya berpisah walau itu kau dulu yang menyepakati seorang diri; sesuai inginmu aku iya-kan saja semuanya. Adalah yang kuharap kemarin kita akan sama-sama berjalan searah walau tak saling bergandengan tapi kelak bertemu dititik paling ujung namun tidak lagi sayang, aku memahaminya sekarang kita kini sudah berlalu. Menunggumu diujung memang begitu melelahkan. Kini kita bebas untuk tidak lagi saling mengekang dan menabur curiga satu sama lain, tidak ada lagi pelukan hangat pun kecupan manis, kita resmi mengepak sayap lalu terbang seorang diri. Dulu kupikir mencintaimu memang tidak pernah sederhana namun melepaskamu jauh lebih rumit dari yang kuduga, melelahkan bukan mencintai dan melepaskanmu diwaktu yang bersama...