Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

Malam tepat sepeninggalmu

  Hari ini masih sama dengan hari-hari sebelumnya, tepatnya sepeninggalmu. Disela-sela waktu aku masih duduk termenung dan memikirkan segala perihal kisah yang pernah kita rangkai dengan indah, lalu aku kembali dibuat tersadar dan bertanya-tanya tentang kesalahan apa yang telah kuperbuat hingga dengan tega kau matikan segala perasaanmu. Tuan, ada suatu keadaan yang penuh dengan kegelapan, angin berhembus, seberkas cahaya menghampiri serta gema suara yang begitu lembut namun kalimat lembut yang mengalir itu justru sangat menyakitkan ketika merasuk kedalam kedua belai telingaku. taukah engkau tuan? Ia adalah malam penuh bintang dengan gema angin dan deraian hujan, malam dimana aku menumpahkan air mataku begitu deras saat kau berucap tak ingin lagi menjadi rumah bagiku. Malam ini aku kembali menengadah terhadap langit. gelap, seberkas cahaya, pun gema lembut kembali dalam kehidupanku yang terjadi ialah aku tiba-tiba teringat padamu kembali kenangan lama yang bersih keras ingin kup...

Kalau saja aku tau, aku tetap mencintai-mu.

  Aku masih tetap sama, tidak berbeda tepatnya masih mencintaimu. Senangkah mendengarnya? puaskah? Apakah kini kau sedang tersenyum, tersenyum karena kau masih memenangkan hatiku bahkan setelah kau porak-porandakkan ruang tempat namamu terukir. Mencintai memang tidak pernah sederhana. Hmm maaf, maksudku mencintaimu yang Rumit itu, sebab aku tidak tahu cara menyudahinya. Sebab sambian lainku ialah merindukanmu, faktanya ternyata menaburi rindu padamu masih berada dibarisan paling depan namun juga berjuta kali kuhalangi untuk melangkah jauh sebab aku cukup tau diri tak pantas, siapa pula aku? Hanyalah sebuah penolakan yang berada tepat disudut paling kiri dari ingatanmu. Aku masih ingat terakhir kali betapa lancangnya aku menyuaraimu penuh debar lalu berbisik ditelinga sebelah kirimu “aku mencintaimu.” dengan lantang tanpa beban. “Kalau saja aku tau pergimu akan melukaiku sehebat yang sekarang, kalau saja aku tau bernafas tanpamu membuatku sesak setiap saat, kalau saja a...