Postingan

Menampilkan postingan dari 2022

Aku, kepada diriku.

Sebuah cerita, sebuah cinta dan sebuah asa meruak ke dalam jemari mengaliri setiap darah dalam tubuhmu, mengoyakmu perlahan. Dia menyelinap ke dalam ruang yang paling sakral dalam tubuhmu, ruang yang belum pernah dijalari oleh apapun namun, dia, berhasil. Kau mulai kelelahan, kau jatuh didalamnya. Dia berhasil menembus dinding itu, menembus segala pondasi yang kau bangun. Rupanya kau mulai, mencintainya. Saat dia meruak menembus pondasi yang kau sebut, jiwa. Kemana perginya kepercayaan dirimu? Saat kau memutuskan untuk menutup pondasi itu, kemana perginya kekuatanmu? Saat kau berjuang untuk tidak lagi roboh. -puan renjana-